PARISBOLA AGEN SBOBET DAFTAR FIFAQQ

AGEN LAPAKQQ PARISQQ

OPEBOLA TEXASQQ

TEXASBET365 TEXASBET365

Berita Terkini Pengaruh Posisi Seks pada Perkembangan Janin di Trimester 3

Pengaruh Posisi Seks pada Perkembangan Janin di Trimester 3

Lapakberita.online – Banyak Bunda bertanya-tanya, saat hamil, boleh enggak sih berhubungan intim dengan pasangan? Posisi seks apa sih yang aman? Berpengaruh enggak ya pada perkembangan janin dalam kandungan?

Dikutip dari detikcom, konsultan seksologi dr.Andri Wanananda MS menjelaskan, keinginan melakukan hubungan intim saat hamil berkaitan dengan periode kehamilan. Pada trimester pertama, kata Andri, keinginan ‘ehem’ itu memang tidak ada.

“Keinginan timbul dan meningkat pada trimester kedua, serta menurun lagi pada tiga bulan terakhir kehamilan, sejalan dengan membesarnya kehamilan, dimana gerakan-gerakan bayi mulai terasa, sampai membuat tidak nyaman untuk berhubungan intim,” paparnya.

Andri memastikan, hubungan intim saat hamil besar diperbolehkan selama posisi dan teknik bersenggama tidak membebani rahim. Ia pun menyarankan, posisi seks yang nyaman adalah rear entry position atau doggy style.

“Tapi, gerakan penetrasi penis harus selembut mungkin. Posisi lain adalah woman on top atau wanita di atas pria,” urai dokter yang tercatat sebagai anggota Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) ini.

Meski ada posisi seks yang aman dan nyaman selama kehamilan, Bunda kadang masih bertanya, apakah akan mengganggu perkembangan janin?

Dalam buku Dahsyatnya Hamil Sehat & Normal, dr.Fredrico Patria, Sp.OG, memastikan kalau bercinta tidak akan menyakiti janin dalam kandungan Bunda. Jadi, enggak perlu khawatir ya.

Dijelaskan juga, kantung ketuban dan otot-otot rahim yang kuat akan melindungi janin. Lapisan lendir tebal yang menutup leher rahim juga membantu menjaga janin dari infeksi.

Orgasme mungkin bisa menyebabkan kontraksi rahim ringan, tapi sifatnya sementara dan tak berbahaya. Mungkin saja ada situasi di mana selama kehamilan, Bunda tidak dianjurkan dokter untuk melakukan hubungan seks.

“Terutama jika ibu menderita komplikasi kehamilan yang membuat hubungan seks sebaiknya tidak dilakukan,” tulis Erlysita Lammarisi, A.Md. Ked, dalam buku yang sama.

Nah, Bunda enggak perlu cemas lagi ya. Berhubungan intim saat hamil, tentunya dengan posisi seks yang aman dan nyaman, enggak akan mengganggu perkembangan janin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *